Komplikasi diabetes pada anak. Orangtua harus mewaspadai hal ini
karena anak-anak penyandang DM tipe-1 rentan terhadap komplikasi. Dalam jangka
pendek, komplikasi yang muncul adalah hiperglikemia dan hipoglikemia. Pada
kondisi hiperglikemia, kadar gula dalam darah terlalu banyak. Sebaliknya pada
kondisi hipoglikemia, tubuh kekurangan kadar gula dalam darah. Di samping itu,
anak dengan DM tipe-1 juga bisa mengalami ketoasidosis. Ketoasidosis adalah
suatu kondisi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak
ditangani dengan baik. Kondisi ini terjadi apabila kelebihan gula dalam tubuh
terlalu berat sehingga dibentuk zat sampingan oleh tubuh berupa keton.
Keton mengakibatkan darah menjadi asam
dan dapat meracuni otak hingga kesadaran pasien akan menurun. Kalau kondisi ini
tidak ditangani dengan baik, maka anak tersebut mengalami koma diabetik, dan
bahkan dapat mengakibatkan kematian.
Tanda dan Gejala
Gejala awalnya yang tidak begitu
jelas dan pada akhirnya sampai pada gejala lanjut dan traumatic seperti mual, muntah,
nyeri perut, sesak nafas, bahkan koma. Tanda-tandanya antara lain berat badan
menurun drastis meskipun si anak banyak makan, banyak minum, dan banyak buang
air kecil.
Anak yang semula tidak pernah
mengompol, akan menjadi kerap mengompol.
Apabila gejala-gejala tersebut disertai hiperglikemia, maka diagnosis DM
tipe-1 tidak diragukan lagi. Selain itu, anak dengan diabetes mempunyai
kebiasaan makan yang luar biasa. Dalam sehari ia bisa makan sebanyak 4-7 kali.
Itu pun masih ditambah senang ngemil cokelat, biskuit, permen, dan minuman
sirup dalam kemasan.

No comments:
Post a Comment